Aghil – Naiknya berat badan membuat sebagian besar orang merasa frustasi. Terutama, saat dirinya merasa bahwa tak mengkonsumsi terlalu banyak makanan. Kurangnya rasa percaya diri biasanya menyerang seseorang yang memiliki berat badan berlebih.
Faktor utama penyebab berat badan memang disebabkan oleh pola makan yang tak sehat. Namun, faktor lain seperti stres dan kurang tidur juga menjadi faktor mengapa berat badan dapat naik.
Berikut beberapa kebiasaan yang menyebabkan berat badan dapat naik yang dirangkum dari berbagai sumber.
Konsumsi makanan cepat saji
Hal pertama yang menyebabkan berat badan berlebih adalah kebiasaan mengkonsumsi makanan cepat saji. Bahkan hal ini sudah dibuktikan melalui penelitian, bahwa jenis makanan cepat saji memang mudah meningkatkan berat badan.
Hal ini karena makanan cepat saji mengandung banyak sekali gula, lemak jenuh, dan bahan pengawet. Sehingga membuat makanan jenis ini memiliki kalori yang tinggi namun rendah nutrisi.
Konsumsi gula berlebihan
Banyak penelitian sudah menunjukkan, bahwa mengkonsumsi gula berlebih menjadi pemicu naiknya berat badan. Selain itu, mengkonsumsi gula berlebih juga meningkatkan risiko terkena beberapa penyakit. Misalnya saja diabetes tipe 2 dan jantung koroner.
Makanan dan minuman yang mengandung gula tinggi misalnya permen, soda, minuman berenergi, es krim, es teh manis, hingga aneka kopi kekinian. Kebanyakan dari minuman tersebut mengandung gula yang tinggi.
Kurang Gerak
Selain akibat pola makan, kebiasaan 'mager' atau malas gerak juga jadi alasan mengapa berat badan dapat naik.
Pada sebuah penelitian, mereka melakukan penelitian terhadap 464 orang yang menunjukkan obesitas dan berat badan berlebih. Sebagian besar dari mereka ternyata merupakan seseorang yang bekerja minimal enam jam dalam sehari. Namun, mereka menghabiskan waktunya dengan duduk saat bekerja.
Dengan perubahan kecil seperti berolahraga ringan sebelum melakukan aktivitas di pagi hari bisa membuat perubahan yang besar dalam keseharian kamu.
Menganut pola makan "yo-yo"
Pola makan ini yang harus kamu hindari. Karena pola makan ini memiliki risiko lebih tinggi dalam meningkatkan berat badan.
Melansir dari Healthline, kondisi ini disebabkan oleh respon fisiologis tubuh terhadap pola makan tersebut.
Pola makan "yo-yo" adalah siklus dimana seseorang melakukan diet supaya berat badan turun, namun berat badannya juga cepat meningkat sehingga yang bersangkutan akan kembali melakukan diet ketat.
Masalah kesehatan bawaan
Selain gaya hidup yang tak sehat, berat badan berlebih juga dapat terjadi karena beberapa penyakit atau kondisi medis tertentu.
Misalnya kondisi hypothyroidism, dimana hal ini mempengaruhi kelenjar tiroid seseorang yang dapat memicu bertambahnya berat badan namun sulit untuk diturunkan.
Selain itu depresi, kelainan pola makan hingga konsumsi obat-obat tertentu juga dapat memicu meningkatnya berat badan pada seseorang.